Ciri-ciri Shock Absorber Mobil Rusak dan Cara Kerjanya
22/04/2022

Ciri-ciri Shock Absorber Mobil Rusak dan Cara Kerjanya

By admin

Kenali tanda-tanda kerusakan shockbreaker absorber

Ciri-ciri Shock Absorber Mobil Rusak dan Cara Kerjanya

Suspensi kendaraan roda empat terdiri dari beberapa komponen yang memiliki fungsi masing-masing, salah satunya yang disebut dengan shock breaker absorber atau yang lebih sering disebut dengan peredam. Shockbreaker absorber adalah sebuah alat mekanis yang dirancang untuk menyerap kejutan yang dihasilkan oleh energi kinetik untuk menjaga mobil agar tidak menabrak saat melewati jalan yang kasar.
Foto: mycarneedsa.com

Shockbreaker Absorber sendiri memiliki beberapa fungsi antara lain meredam osilasi atau getaran yang terjadi pada kendaraan, meningkatkan kenyamanan pengemudi dan penumpang saat berkendara, mengendalikan kestabilan dan mempermudah pengendalian kendaraan.

Setiap komponen kendaraan pasti akan mengalami kerusakan seiring berjalannya waktu dan pemakaian. Untuk itu ada baiknya jika anda memiliki kendaraan roda 4, paling tidak anda dapat mengetahui tanda-tanda kerusakan shock absorber mobil :

isi

1. Kebocoran minyak
2. Kerusakan pada tabung peredam kejut
3. Pendalaman dan keausan ban yang tidak merata
4. Terjadi goncangan / goncangan yang kuat
5. Mobil melompat ketika didorong ke satu sisi

1. Kebocoran minyak

Tanda pertama bisa dilihat secara fisik, yang ditandai dengan keluarnya oli dari komponen shockbreaker absorber. Jika hal ini terus berlanjut maka akan semakin banyak oli yang bocor sehingga kondisi oli pada Shockbreaker Absorber akan habis dan komponen tersebut tidak akan berfungsi sama sekali.
Viral: Mitsubishi Colt Diesel FE 71 dihadirkan untuk berbagai proyek
2. Kerusakan pada tabung peredam kejut

Kondisi tabung kejut yang penyok dapat menyebabkan oli, klep, dan piston di dalamnya tidak berfungsi dengan baik. Selain itu, kerusakan ini juga dapat menyebabkan karat, goresan atau kontaminasi, sehingga seal dapat rusak sehingga menyebabkan kebocoran oli.
3. Pendalaman dan keausan ban yang tidak merata
Foto: wikihow.com

Tanda-tanda shock absorber mobil rusak, yang kemudian ditunjukkan dengan roda mobil sedikit terpental saat mobil digendong. Akibat kerusakan ini, keausan ban yang tidak merata, yang biasa disebut dengan bekam, bisa terjadi.
4. Terjadi goncangan / goncangan yang kuat

Tanda selanjutnya yang bisa dirasakan saat shock absorber rusak adalah munculnya benjolan keras atau bump saat mobil melewati jalan berlubang atau bergelombang, yang tentunya dapat mempengaruhi kenyamanan penumpang. Selain itu, tanda lainnya adalah suara bising atau noise pada shock absorber yang mengalami kerusakan saat berkendara di jalan yang kasar.
Viral: Brio Satya E CVT, Mobil matic murah Honda
5. Mobil melompat ketika didorong ke satu sisi

Yang terakhir ditandai dengan kondisi mobil yang akan terpental jika didorong ke salah satu sisi mobil. Umumnya ketika mobil didorong ke bawah lalu dilepaskan, mobil akan kembali ke posisi semula tanpa refleksi, namun jika komponen shock absorber mobil rusak, mobil akan terlihat seperti memantul ke atas dan ke bawah.

Jika Anda sudah memperhatikan tanda-tanda di atas pada mobil Anda, maka segeralah datang ke bengkel resmi terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan tentunya masalah akan segera teratasi. Untuk merawat dan merawat shock absorber mobil Anda, Anda bisa melakukannya dengan lebih jarang menggunakan mobil di jalan berlubang dan tidak sering berkendara dengan beban berlebih.

Sumber :