pengertian-invertebrata
04/04/2021

Pengertian Invertebrata, Ciri, Filum dan Contohnya

By admin

Di sekitar kita ada makhluk hidup seperti kucing, anjing, ayam, nyamuk. Hewan-hewan ini adalah hewan yang paling kita kenal, tetapi di antara hewan-hewan ini Anda dapat membedakan kelompok dari hewan-hewan ini.

Anjing dan kucing, termasuk vertebrata, memiliki tulang punggung. Kedua hewan tersebut dianggap hewan dengan derajat yang lebih tinggi daripada semut dan nyamuk. Semut dan nyamuk juga termasuk ke dalam kelompok hewan yang lebih rendah karena tidak memiliki tulang punggung yang disebut juga invertebrata atau invertebrata.

Dalam dunia hewan, atau Animalia, meliputi dua kelompok utama yaitu invertebrata (tidak memiliki tulang punggung) dan vertebrata (memiliki tulang punggung). Untuk penjelasan ini, bagaimanapun, kami akan fokus pada invertebrata. Untuk informasi lebih lanjut, lihat artikel berikut ini:

pengertian-invertebrata

Pahami invertebrata

Seperti yang dijelaskan sedikit tentang invertebrata, mereka adalah kelompok hewan yang memiliki atau tidak memiliki tulang punggung. Animalia atau hewan yang termasuk dalam kelompok ini memiliki tipe habitat yang berbeda-beda, mulai dari laut, sungai, darat hingga pegunungan. Hewan yang termasuk dalam kelompok ini biasanya memiliki umur yang relatif pendek. Mereka juga jarang berusia lebih dari satu tahun.

Jenis invertebrata

Berikut penjelasan tentang jenis-jenis invertebrata. Ada dua kelompok berdasarkan tipe tubuhnya yang simetris dan yang didasarkan pada tingkat perkembangan lapisan tubuhnya. Berikut penjelasannya:

Berdasarkan tipe kesimetrian tubuhnya

Berdasarkan jenis kesimetrisan tubuhnya, invertebrata ini dibedakan menjadi:

  • Kelompok hewan dengan simetri radial
  • kelompok hewan simetris bilateral.

Kelompok hewan dengan simetri radial

Mereka disebut hewan simetris radial karena tubuhnya dapat dipotong menjadi dua bagian simetris dengan lebih dari satu arah. Oleh karena itu, tubuh hewan dengan simetri radial biasanya berbentuk silinder atau bulat. Tubuh bagian atas yang dekat dengan mulut disebut mulut, sedangkan bagian bawah disebut bagian suboral.
kelompok hewan simetris bilateral

Disebut hewan simetris bilateral karena tubuhnya dapat dipotong menjadi dua bagian yang simetris hanya dengan satu arah. Oleh karena itu, tubuh hewan simetris bilateral ini biasanya dapat dipotong menjadi dua bagian yang simetris dari arah kepala (cephal) ke ekor (caudal), dan juga bidang tegak atau vertikal, yaitu dari atas (superior ) dan ke bawah (inferior).

Berdasarkan tingkat perkembangan lapisan tubuh

Berdasarkan tingkat perkembangan lapisan tubuhnya, invertebrata ini terbagi menjadi diploblastik dan triploblastik.

Diploblast

Hewan diploblastik ini memiliki dua (2) lapisan tubuh yaitu bagian endodermis (bagian dalam) dan bagian ektodermis (bagian luar), misalnya Porifera dan Cnidaria.

Triploblastik

Berdasarkan ada tidaknya rongga tubuh (coeloma), hewan triploblastik ini dibedakan menjadi hewan triploblastik akustik, triploblastik pseudoselomatik, dan hewan triploblastik coelomatik.

Acoelomat triploblastik

Hewan triploblastik dengan mata aselo memiliki tiga lapisan tubuh (ektodermis, mesodermis dan endodermis) dan tidak memiliki rongga tubuh seperti platyhelminthes (cacing pipih).

Pseudoselomata triploblastik

Hewan dalam kelompok ini memiliki 3 (tiga) lapis tubuh (ektodermis, mesodermis, dan endodermis) yang memiliki rongga pada saluran tubuh. misalnya seperti Nemathelminthes.

Coelomat Triploblastik

Hewan seloat triploblastik ini memiliki tiga lapisan tubuh (ektodermis, mesodermis dan endodermis) serta rongga tubuh yang berisi cairan dan juga memiliki organ gantung (disebut mesenteron, seperti Annelida, Mollusca, Arthro. – Poda, Echinodermata dan juga Chordau (vertebrata) Hewan dari golongan invertebrata, seperti Porifera (hewan berpori), Cnidaria (hewan menyengat), Platyhelminthes (cacing pipih), Nemathelminthes (cacing gelang / Gilikworms), Annelida (cacing gelang), molusworms (hewan berbadan lunak) , Artropoda (hewan dengan sendi kaki) dan Echinodermata (hewan atau hewan berkulit duri).

Ciri-ciri invertebrata

  • Ciri khas dari invertebrata ini adalah mereka tidak memiliki tulang punggung.
  • Invertebrata pada dasarnya berukuran kecil karena tidak memiliki struktur yang begitu rumit di tubuhnya
  • Hewan Inverterata ini tidak memiliki endoskeleton yang keras.
  • Invertebrata adalah organisme multisel tetapi tidak memiliki dinding sel.
  • Invertebrata berkembang biak secara seksual melalui gamet jantan dan betina.
  • Invertebrata hidup di seluruh belahan dunia, mereka dapat bertahan hidup cukup lama karena dapat dengan
  • mudah beradaptasi dengan lingkungannya.
  • Invertebrata juga merupakan hewan heterotrofik, yaitu hewan konsumen yang tidak dapat menghasilkan
  • makanan sendiri.
  • Sebagian besar hewan spons ini dapat bergerak, kecuali spons dewasa.
  • Invertebrata memiliki kerangka luar.
  • Invertebrata tidak memiliki kerangka internal berupa tulang.
  • Invertebrata memiliki banyak jaringan
  • Meski kecil, invertebrata ini memiliki tulang tengkorak.
  • Invertebrata tidak memiliki atau tidak memiliki paru-paru, melainkan bernapas melalui kulitnya.
  • Tubuh invertebrata ini terbagi menjadi tiga bagian yaitu kepala, dada dan perut.
  • Sistem pernapasan serta sistem morfologi dan sistem pencernaan lebih sederhana daripada vertebrata.

9 suku invertebrata

Terdapat 9 filum dalam klasifikasi invertebrata yaitu:

  • Annelida
  • Arthropoda
  • Coelenterata
  • Echinodermata
  • Mollusca
  • Nemathelminthes
  • Platyhelminthes
  • Porifera
  • Protozoa

Contoh invertebrata

Misalnya, ada dua jenis, termasuk yang berikut ini:

Contoh invertebarata di setiap suku

  • Porifera: Sycon, Spongilla (spons air tawar), spons, Euspongia.
  • Cnidaria: Adamis, Anemon Laut, Hydra, Pennatula, Physalia, Aurelia, Gorgonian, Meandrina.
  • Ctenophora: Pleurobranchia, Ctenophora
  • Platyhelminthes: Cacing hati (Fasciola), cacing pita (Taenia).
  • Ashelminthes: cacing Filaria (Wuchereria), cacing tambang, cacing bulat (Ascaris).
  • Annelida: Nereis, lintah penghisap darah, cacing tanah,
  • Arthropoda: lebah madu, nyamuk Anopheles, Culex, Aedes, belalang (Locusta), ulat, kepiting (Limulus)
  • Moluska: chiton, tiram mutiara, sepia, cumi-cumi, gurita (loligo), pila, kelinci laut.
  • Echinodermata: bulu babi, lili air, teripang, ikan, bintang, bintang rapuh.

Contoh Invertebarata Umum

  • Krustasea
  • semut
  • lipan
  • tawon
  • laba-laba
  • kecoak
  • belalang
  • Lebah madu
  • rayap
  • Serangga tongkat
  • memanggang
  • belalang sembah
  • spons
  • Kepiting
  • lintah
  • cacing
  • Ikan bintang.
  • siput
  • Gurita

Demikian penjelasan tentang hewan invertebrata: pengertian, jenis, sifat, fillum dan contohnya semoga penjelasan diatas dapat bermanfaat bagi anda.

Sumber :