Pemangku-kepentingan-adalah-definisi-fungsi-jenis-dan-contoh
13/03/2021

Pemangku kepentingan adalah: definisi, fungsi, jenis dan contoh

By admin

Pemangku kepentingan adalah: definisi, fungsi, jenis dan contoh

Definisi pemangku kepentingan

Stakeholder berasal dari komunitas, kelompok, komunitas atau individu yang memiliki hubungan atau kepentingan dalam suatu organisasi dan perusahaan. Suatu komunitas, kelompok, komunitas, atau individu dapat disebut sebagai pemangku kepentingan jika memiliki karakteristik seperti: B. mereka yang memiliki kekuasaan atau kepentingan pada organisasi atau perusahaan.

Pemangku-kepentingan-adalah-definisi-fungsi-jenis-dan-contoh

Atau pengertian stakeholders, yaitu orang yang mempunyai kepentingan atau kepentingan pada suatu perusahaan / pekerjaan. Ini juga dapat mencakup kepentingan finansial atau lainnya. Jika orang tersebut dipengaruhi oleh efek negatif dan positif dari perusahaan / pekerjaan, orang ini juga dapat disebut sebagai pemangku kepentingan. Misalnya, ada beberapa contoh pemangku kepentingan, mis. B. Karyawan atau karyawan, pelanggan, karyawan dan pemasok. Ada juga organisasi yang hanya memiliki pemangku kepentingan atau tanpa pemegang saham, seperti perguruan tinggi. Perguruan tinggi pada umumnya tidak akan memiliki stok, hanya memiliki banyak kelompok kepentingan, seperti mahasiswa, dosen, satpam, staf, akademisi, dan lain sebagainya.

Fungsi pemangku kepentingan

Stakeholder dalam kegiatan bisnis memiliki peran yang berbeda-beda tergantung fungsi atau tugasnya masing-masing. Namun, mereka memiliki tujuan yang sama yaitu mengembangkan perusahaan menjadi kegiatan bisnis. Peran para pemangku kepentingan adalah:
1. Pemegang Saham atau Pemilik

Pemegang saham juga berperan sebagai investor yang memberikan modal untuk menjalankan suatu perusahaan. Pemegang saham juga dapat bertindak sebagai pengawas di perusahaan agar dapat mengamati kinerja karyawan dan juga keadaan keuangan di perusahaan.
Lihat juga: √Burse Exchange Is

2 rekan kerja

Kinerja perusahaan bergantung pada kinerja sumber daya manusianya. Karyawan akan memegang peranan penting dalam bisnis dimana mereka adalah orang-orang yang juga berhubungan langsung dengan proses produksi.

Kondisi nyaman atau harmonis dimana karyawan dapat bekerja sama dengan baik dengan mengesampingkan kepentingan masing-masing.
3. Pemasok

Pemasok berperan dalam menyediakan bahan baku untuk produksi. Apabila pengiriman bahan baku mengalami keterlambatan maka akan mengganggu proses produksi yang berdampak pada proses pemasaran atau penjualan.
4. Konsumen

Konsumen juga berperan sebagai pengguna atau pemerhati produk suatu perusahaan. Laku atau tidaknya barang yang akan dipasarkan sangat bergantung pada selera masyarakat, sehingga pendampingan konsumen sangat penting untuk kemajuan usaha.
5. Bank (kreditur)

Individu dan lembaga keuangan yang memberikan kredit kepada pengusaha. Umumnya, kreditor memberikan pinjaman dengan syarat tertentu sebagai jaminan atas uang mereka, yang dikembalikan tepat waktu dan atas kinerja mereka.

 

BACA JUGA :