Jangan Sampai Salah, Ini Cara Menanam Buah Naga
28/04/2022

Jangan Sampai Salah, Ini Cara Menanam Buah Naga

By admin

Cara menanam buah naga

Jangan Sampai Salah, Ini Cara Menanam Buah Naga

persiapan benih

Tanaman buah naga dapat diperbanyak dengan cara generatif dan vegetatif. Proses generatifnya bisa menggunakan biji yang diperoleh langsung dari biji buah naga pilihan. Cara ini cukup sulit dan biasanya hanya dilakukan oleh petani yang sudah berpengalaman.

Sedangkan cara vegetatif dapat dilakukan dengan cara stek. Perbanyakan dengan stek memiliki tingkat kelangsungan hidup yang tinggi, pertumbuhan yang cepat, dan benih berkualitas tinggi yang dihasilkan dengan genetika yang mirip dengan genetika induknya.
persiapan kolom

Tiang panjat sangat penting untuk menunjang pertumbuhan tanaman buah naga. Posisi tiang panjat persis di tengah lubang benih. Pancang panjat umumnya dicor secara permanen dalam beton, berdiameter sekitar 12-16 cm dan tinggi 1,8-2,2 meter. Tiang panjat ditanam hingga 55 cm untuk memastikan pijakan yang kokoh.

Dilengkapi dengan dudukan besi bulat diatasnya atau bisa juga digunakan dengan ban motor bekas. Palang panjat dibuat berjajar dengan jarak antar pangkal dalam barisan 2,2 meter, sedangkan jarak antar barisan adalah 2,8 meter. Jarak ini juga merupakan jarak tanam. Di antara barisan ada saluran drainase hingga 26 cm.
budidaya tanah

Tanah tempat buah naga ditanam harus bebas dari gulma. Kemudian buat lubang tanam dengan ukuran 65×65 cm dan kedalaman 26 cm. Campuran 12 kg pasir dengan tanah galian dimasukkan ke dalam lubang benih untuk meningkatkan porositas tanah. Oleskan hingga 12-22 kg pupuk cair dan 300 g dolomit juga dapat ditambahkan. Setelah 2-4 hari, pupuk TSP harus ditambahkan 26 gram. Pupuk TSP diaplikasikan di sekitar tiang panjat dengan jarak kurang lebih 10 cm dari tiang.
penaburan

Diperlukan 4 biji buah naga untuk tiang panjat. Bibit ditanam di sekitar tiang panjat, jarak antara tiang panjat dan bibit sekitar 12cm. Tanah digali sedalam 12-16 cm atau disesuaikan dengan ukuran bibit. Kemudian benih ditempatkan pada lubang tanam dan diisi dengan tanah sambil dipadatkan. Setelah 4 bibit ditanam, bibit diikat sehingga menempel pada tiang panjat. Pengikatan dilakukan pada setiap tanaman yang membentang dari 22 hingga 28 cm.
Perawatan dan Pemeliharaan
penyiangan

Gulma dan tanaman liar yang ada di sekitar tanaman perlu dibersihkan agar tidak mempengaruhi pertumbuhan tanaman buah naga. Gulma dan gulma yang tidak dibersihkan dapat memerangkap unsur hara di dalam tanah.
perambatan

Perbanyak dengan tali plastik saat tanaman berumur satu tahun. Perbanyakan dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan tanaman buah naga.
percikan

Pada awal musim tanam, penyiraman harus dilakukan secara teratur pada pagi dan sore hari. Penyiraman biasanya dilakukan saat tanaman sudah berbunga dan buah sudah mengenyangkan.
pemupukan

Kemudian beri pupuk untuk mempercepat dan menyuburkan tanaman. Pupuk dapat berupa pupuk organik seperti pupuk kandang dan kompos, sedangkan pupuk buatan dapat diberikan dengan urea dan NPK.
guntingan

Ada 3 jenis pemangkasan untuk pemangkasan buah naga. Jenis potongannya adalah:

Memangkas batang utama dikatakan membuat tanaman kuat dan kokoh.
Pemangkasan cabang produksi dilakukan pada cabang produksi potensial, kemudian dilakukan pemangkasan daun 3 sampai 4 tunas baru.
Pemangkasan peremajaan dilakukan pada cabang produksi yang sudah tidak produktif lagi, agar tanaman buah naga tumbuh optimal.

proses panen

Proses yang ditunggu para petani buah naga adalah fase panen. Pada umumnya buah naga dapat dipanen 10 sampai 12 bulan setelah tanam. 1 kg buah naga dapat diproduksi dalam satu tanaman.

Ciri-ciri buah naga yang siap panen adalah :

Kulit buahnya berwarna merah mengkilat.
Tandan buahnya banyak berwarna kemerahan dan warna hijaunya berkurang.
Mahkota buah mengecil dan pangkal buah mengkerut atau berkerut.
Buahnya berbentuk bulat dengan ukuran rata-rata 400-600 gram.

Demikian pembahasan tentang cara menanam buah naga semoga bermanfaat untuk anda.

Sumber :